Nostalgia Mourinho Bersama Inter
Ketika Jose Mourinho meninggalkan Inter Milan menuju Real Madrid pada musim panas 2010, ia berada di puncak kariernya usai membawa Nerazzurri meraih treble bersejarah — juara Serie A pada pekan terakhir musim, mengangkat trofi Coppa Italia, sekaligus menjuarai Liga Champions. Kini, di laga pembuka fase liga musim 2026-2027, Mourinho kembali berhadapan dengan klub yang mengantarnya ke puncak kejayaan tersebut, kali ini dari sisi berlawanan bersama Real Madrid.
Bagi Mourinho, ini juga menjadi kesempatan untuk membuktikan diri di kompetisi ini bersama Los Blancos. Selama tiga musim pertamanya menangani Real Madrid dulu, ia selalu tersingkir di babak semifinal Liga Champions. Musim ini, dengan skuad yang telah dirombak signifikan, target realistis adalah melangkah lebih jauh dari catatan tersebut.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Real Madrid
Los Blancos mengawali musim dengan sempurna di bawah Mourinho, meraih kemenangan atas Espanyol, Real Sociedad, dan Malaga. Namun rentetan positif itu terhenti akhir pekan lalu saat takluk 1-0 dari Real Betis, di mana Kylian Mbappe bahkan gagal mengeksekusi penalti di masa injury time. Kekalahan tersebut menjadi pengingat bahwa skuad racikan Mourinho belum sepenuhnya solid, dan laga menghadapi Inter menjadi kesempatan emas untuk segera bangkit.
Inter Milan
Sebagai juara bertahan Serie A, Inter datang ke Bernabeu dengan modal positif usai tidak terkalahkan dalam 15 laga beruntun. Di bawah asuhan Cristian Chivu, Nerazzurri baru saja meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Napoli setelah sempat tertinggal dua gol, dengan gol kemenangan dicetak Lautaro Martinez di menit-menit akhir. Modal kepercayaan diri ini diharapkan bisa terbawa ke laga Eropa perdana mereka musim ini.
Rekor Head-to-Head
Catatan pertemuan terakhir sangat berpihak pada Real Madrid, yang telah memenangkan empat pertemuan beruntun melawan Inter di Liga Champions dengan agregat gol 8-2, termasuk kemenangan 2-0 di Bernabeu saat kedua tim terakhir bertemu pada Desember 2021. Los Blancos juga dikenal sebagai spesialis laga pembuka Liga Champions, memenangkan 17 dari 19 laga pembuka terakhir mereka di kompetisi ini — satu-satunya kekalahan datang melawan Shakhtar Donetsk pada 2020.
Pemain Kunci
| Pemain | Tim | Sorotan |
|---|---|---|
| Kylian Mbappe | Real Madrid | Berpeluang melewati Raul sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Champions jika mencetak dua gol lagi |
| Vinicius Junior | Real Madrid | Mencatatkan 30 gol dan 22 assist di Liga Champions sejak musim 2021-22, jumlah assist tertinggi periode tersebut |
| Lautaro Martinez | Inter Milan | Baru saja mencetak gol kemenangan dramatis atas Napoli, modal kepercayaan diri jelang laga ini |
| Federico Dimarco | Inter Milan | Ancaman utama dari sisi sayap yang perlu diwaspadai lini pertahanan Real Madrid |
Pantau Laga Real Madrid vs Inter Milan Secara Real-Time
Skor langsung, statistik pertandingan, susunan pemain, dan jadwal lengkap Liga Champions 2026-2027 tersedia di Nowgoal.
Buka Skor Langsung Nowgoal